La beneamata

Pray, Play, Work, Eat, Love

Manajemen strategi orientasi pasar adalah sistem yang dirancang untuk membantu manajemen dengan cepat dalam membuat, menentukan strategi, melalui usaha menciptakan visi strategi. Keputusan suatu strategi yang dirumuskan akan menunjukkan daya kekuatannya, perubahan atau proses dari terbentuknya strategi.

Suatu strategi biasanya disusun untuk jangka waktu lebih satu tahun, bahkan kadang dalam beberapa dekade masih bisa dipergunakan.Terdapat perbedaan kemampuan yang nyata untuk menentukan taktik, dan strategi, biasanya bisa dilihat dalam biaya pemakaian sumberdaya dan penggunaan waktu yang tersedia, baik itu hanya untuk sekedar pengulangan strategi atau perubahan strategi. Kadang-kadang suatu keputusan yang salah merupakan pemborosan biaya yang berlebihan, dimana hal itu akan dapat mengancam eksistensi organisasi.

Visi Strategi adalah pandangan ke depan dari satu atau beberapa strategi. Walaupun realisasi strateginya yang optimal untuk diterapkan perusahaan mungkin segera dapat dikembangkan dilaksanakan atau mungkin ditunda. Sebab bisa jadi perusahaan tidak siap atau timbul kondisi darurat. Sebuah Visi Strategi akan berisi petunjuk dan maksud tentang strategi dan aktivitas strateginya.Peran penting dari sistem dalam pengertian ini adalah untuk dengan cepat sebaik mungkin dapat membuat strategi.

Didalam kenyataan, mengidentifikasi kebutuhan untuk diantisipasi dalam strategi seringkali menjadi tahap yang rawan. Keruwetan besar sering terjadi, karena strategi bukan hanya menunjukkan keputusan yang dibuat tetapi lebih menunjukkan aktifitas/kegiatan proses pembuatannya.

Selanjutnya peran penting dari manajemen strategi orientasi pasar adalah agar tidak timpang dalam memilih alternatif-alternatif strategi yang paling baik, yaitu dari banyaknya analisa-analisa yang dilakukan guna diperoleh keleluasaan memilih sesuai ciri-ciri tertentu alternatif yang ada.

Berbagai manfaat dan keuntungan penerapan manajemen strategi orientasi pasar adalah :

Mempercepat pertimbangan dalam pemilihan strategi.

Pertimbangan kemampuan jangka panjang.

Meningkatkan keakuratan dalam keputusan alokasi dana.

Melengkapi metode untuk membantu menganalisa strategi dan membuat keputusan.

Melengkapi manajemen strategi dan sistem kontrolnya.

Memperbaiki komunikasi dan koordinasi baik secara verti-kal maupun horizontal.

Membantu mengatasi perubahan.

Sedangkan beberapa bisnis yang mempunyai kepentingan menggunakan pendekatan manajemen strategi orientasi pasar diantaranya adalah

  1. Membutuhkan strategi yang multi fungsional.
  2. Membutuhkan pengembangan sinergi antar pasar.
  3. Membutuhkan koordinasi strategi dari bermacam merk.
  4. Melibatkan keberadaan pasar yang kompleks dan banyaknya elemen marketing mix.

Istilah-istilah dalam Waralaba

Penanda/Tanda Waralaba : Esensi bisnis format waralaba adalah merek dagang dari produk atau jasa tersebut walaupun proses produk atau jasa tersebut juga mungkin telah memperoleh paten dan hak cipta. Tentunya, penanda waralaba di suatu format bisnis ini adalah merek dagang produk tersebut. Penanda waralaba juga bernilai sebagai simbol dari semua ciri bisnis tersebut.

Perjanjian Waralaba (Franchise Agreement)

Adalah perjanjian yang mengikat pemberi dan penerima waralaba. Perjanjian ini adalah perjanjian yang seringkali dikaitkan dengan sejumlah perjanjian tambahan lain, misalnya perjanjian retail suatu produk, perjanjian untuk memasok komponen, perjanjian iklan dan sebagainya. Perjanjian harus diadakan secara tertulis, dan di Indonesia di buat dalam bahasa Indonesia dan terhadapnya berlaku hukum Indonesia.

Pemegang utama lisensi waralaba (Master Franchisee)

Pemegang utama lisensi waralaba berhak untuk mengoperasikan waralaba tersebut di suatu wilayah yang luas cakupannya (misalnya di Indonesia). Umumnya, dimungkinkan membuka dan mengoperasikan gerai-gerai waralaba di daerah tersebut sebelum mulai menunjuk penerima waralaba lain sebagai sub-kontraktor (sub-franchisees). Di Asia, pemegang utama lisensi waralaba ini seringkali datang dari kalangan bisnis domestik yang memiliki koneksi politikyang baik dengan penguasa dan berpengalaman dalam menjalankan bisnis skala besar dengan dukungan modal yang kuat.

Jenis Waralaba :

Waralaba dibagi menjadi dua :

Waralaba Luar Negeri : Cenderung lebih disukai karena sistemnya lebih jelas, merek sudah diterima di seluruh dunia, dan cenderung lebih bergengsi.

Waralaba dalam negeri : pilihan investasi bagi orang-orang yang ingin cepat jadi pengusaha tetapi tidak memiliki pengetahuan cukup namun dengan harga yang lebih terjangkau.

Kunci keberhasilan bisnis waralaba adalah kekuatan merek, sebelum mewaralabakan usahanya hendaknya setiap pengusaha mendaftarkan terlebih dahulu merek dagangnya ke kantor Merek di Ditjen Hak Kekayaan Intelektual (HKI) Indonesia, maka dengan demikian jika kita telah memiliki merek yang terdaftar peluang untuk mewaralabakan usaha kita akan lebih terjamin kepastian hukumnya. Selain itu penerima waralaba akan mempercayai sistem waralaba yang ditawarkan, karena pemilik waralaba memiliki merek dagang yang terdaftar.


“Suatu sistem pendistribusian barang atau jasa kepada pelanggan akhir, dimana pemilik merek (franchisor) memberikan hak kepada individu atau perusahaan untuk melaksanakan bisnis dengan merek, nama, sistem, prosedur dan cara-cara yang telah ditetapkan sebelumnya dalam jangka waktu tertentu meliputi area tertentu”. (wikipedia indonesia)

Adapun yang dimaksud dengan hak kekayaan intelektual (HKI) dalam arti waralaba tersebut di atas adalah meliputi antara lain : Merek, Nama Dagang, Logo, Desain, Hak Cipta, Rahasia Dagang dan Paten. Selanjutnya, yang dimaksud dengan penemuan atau ciri khas usahamisalnya : sistem manajemen, cara penjualan atau penataan atau cara distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Di Indonesia pengaturan tentang waralaba terdapat pada Peraturan Pemerintah R.I No 16 Tahun 1997 yang merumuskan tentang arti :

1. Waralaba adalah perjanjian dimana salah satu pihak yang diberikan hak untuk memanfaatkan dan atau menggunakan hak kekayaan intelektual (HKI) atau penemuan atau ciri khas usaha yang dimiliki pihak lain dengan suatu imbalan berdasarkan persyaratan yang ditetapkan pihak lain tersebut, dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan atau jasa.

2. Pemberi waralaba (Franchisor) adalah badan usaha atau perorangan yang memberikan hak kepada pihak lain untuk memanfaatkan dan atau menggunakan hak kekayaan intelektual (HKI) atau penemuan atau ciri khas usaha yang dimilikinya.

Penerima waralaba (Franchisee) adalah badan usaha atau perorangan yang diberikan hak untuk memanfaatkan dan atau menggunakan hak kekayaan intelektual (HKI) ataupenemuan atau ciri khas yang dimiliki pemberi waralaba



1). Sistem Reseller
Pasti Anda sudah mengenal sistem reseller karena telah banyak digunakan para pebisnis
online dalam menjual produknya. Apabila ada orang yang membeli suatu produk atau
bergabung melalui referensi Anda (melalui website replika yang Anda dapatkan), Anda akan
mendapatkan bonus komisi penjualan, biasanya 50% dari harga produk. Untuk berpromosi
dalam sistem reseller, biasanya Anda mendapatkan URL promosi seperti
www.domain.com/?id=usernameAnda.

2). Sistem Random
Sistem Random biasa digunakan oleh Program Bisnis Online Investasi, Bisnis Gratis yang mengandalkan pasif income lewat jaringan (downline), dan lain-lain. Ketika ada pengunjung pada suatu website tanpa sponsor, sistem akan memilih member secara acak untuk dijadikan sponsor pengunjung tersebut. Apabila pengunjung tersebut bergabung, sponsor yang dipilih secara acak tersebut akan mendapatkan komisi/bonus.

3). Sistem Matrix
Pernahkah Anda mendengar Matrix 3x3, 2x16, 5x8?? Sistem matrix adalah sistem yang berbentuk segitiga. Sistem Matrix memungkinkan seorang member memperoleh pasif income hingga kedalaman tertentu dengan variasi bonus atau komisi tidak sama antara tiap kedalaman (biasanya semakin dalam semakin berkurang jumlah komisinya). Sistem Matrix 2x16 artinya seorang member hanya bisa memperoleh 2 orang downline pada Level 1 dan seterusnya hingga kelipatan 2n dan masih bisa memperoleh bonus atau komisi hingga level 16. Jika seorang member berhasil memperoleh downline > 2, maka sisanya akan dilimpahkan ke downline dibawahnya. Kelemahan system ini adalah hanya menguntungkan member di atasnya yang terlebih dahulu mengikuti program bisnis tersebut pada saat program bisnis tersebut dilaunching. Saran saya, bergabunglah ke dalam program bisnis seperti ini (biasanya program investasi online) pada saat jumlah member <>

4). Sistem Water Flow Spill Over (WFSO)
Ketika Anda mengikuti sebuah program Bisnis dengan Matrix 3x4, berarti ada 3 downline yang harus Anda penuhi kuotanya. Jika Anda memperoleh lebih dari 3 downline, maka sisanya akan dilimpahkan ke level 2 atau kepada member anda (downline) yang belum terpenuhi kuotanya (3 downline). Metode Spill Over sangat menguntungkan bagi para dwonline yang kurang rajin dalam melakukan promosi. Saran saya, ketika Anda mengikuti sebuah program bisnis online, cari tahu siapa yang merekomendasikan program tersebut kepada Anda, karena Bisnis Online adalah bisnisnya para Upline yang kreatif dan dinamis dalam mempromosikan sebuah program bisnis.

5). Sistem Water Flow Rotation (WFR)
Ketika Anda mengikuti suatu program bisnis dengan Matrix 3x3, maka apabila matriks tersebut telah terpenuhi semua kuotanya (3 Downline dengan kedalaman 3 Level), maka secara otomatis posisi Anda akan ditempatkan di bawah member lain yang kotanya masih kosong (belum penuh). Keuntungan system WFR ini adalah Anda tidak perlu membayar (mengupgrade) lagi untuk jaringan baru apabila kuota Matrix 3x3 Anda terpenuhi semuanya. Namun kelemahannya, Anda perlu melakukan rekruitmen baru untuk memenuhi kuota Matrix Anda yang baru.

6). Sistem Water Flow Network System (WFN)
Sistem ini adalah yang paling baru dan inovatif di Bisnis Internet. Sistem WFN tidak menggunakan system Matrix. Hal tersebut sangat menguntungkan Anda karena komisi yang diperoleh sebesar 50% dan bisa diperoleh tanpa batas. Sistem WFN memungkinkan seorang member untuk mendapatkan downline meskipun tanpa melakukan promosi sedikitpun. Sistem WFN secara otomatis akan memberikan downline kepada member yang tidak atau sedikit memiliki downline dengan kondisi sebagai berikut:

  1. Paling sedikit jumlah Kandidatnya
  2. Paling sedikit jumlah komisinya
  3. Telah melakukan registrasi paling lama
Jadi bukan diambil secara acak (Random). Downline berasal dari member lain dan didistribusikan kepada member yang pasif dalam hal perolehan downline. Anda tidak perlu membuat jaringan baru untuk mendapatkan pasif income, di WFN ini, perolehan pasif income akan berulang-ulang tanpa perlu membuat jaringan yang baru. Yups…pasif income yang akan Anda peroleh akan terus mengantongi rekening Bank Anda secara terus menerus seumur hidup dari jaringan yang sudah Anda bentuk sebelumnya.

Jatah Pasif income Anda sebesar 50 % hingga kedalaman 5 Level. Sistem WFN didukung oleh fasilitas Email Mass System yang sangat bermanfaat untuk melakukan follow up kepada seluruh downline Anda. Itu artinya, Anda bisa mempromosikan seluruh bisnis online Anda kepada seluruh downline Anda. Di eCerdas Technology, bersiap-siaplah untuk kebanjiran downline yang akan memakmurkan Anda karena dengan demikian perolehan pasif income bukan hanya berasal dari system eCerdas itu sendiri, tetapi juga berasal dari bisnis online lain yang anda ikuti yang sebagian besar memanfaatkan jaringan (referral, affiliate, reseller) sebagai sumber pasif income

Sistem WFN ini digunakan pada eCerdas Technology sebagai pelopor kemajuan Sistem Multi Level Marketing, sekaligus sebagai penepis keraguan bahwa bisnis dengan system MLM merugikan para downline. Anda tidak perlu takut, karena system MLM yang diterapkan di bisnis online tidak menggunakan system tutup point seperti yang digunakan oleh bisnis MLM kebanyakan (MLM Konvensional).

Secara harfiah, waralaba berarti “hak untuk menjalankan usaha/bisnis di daerah yang telah di tentukan”. Dalam bahasa Prancis waralaba bermakna kejujuran atau kebebasan. Secarahistoris, waralaba didefinisikan sebagai penjualan khusus suatu produk di suatu daerah tertentu (seperti mesin jahit) dimana produsen memberikan pelatihan kepada perwakilan penjualan dan menyediakan produk informasi dan iklan, sementara ia mengontrolperwakilan yang menjual produk di daerah yang telah di tentukan.

Macam waralaba yang umum saat ini adalah “bisnis format waralaba”. Dalam transaksi semacam ini, pemberi lisensi waralaba telah mengembangkan produk atau jasa dan keseluruhan sistem distribusi/pengantaran serta pemasaran produk atau jasa tersebut. Terkadang, jasa pelayanan komponen barang atau jasa juga ditambahkan dalam sistem tersebut.

Saat ini, sistem waralaba yang berkembang pesat di negara-negara indrustri maju adalahwaralaba retail maupun waralaba rumah makan siap saji. Begitupun dengan di negara berkembang seperti Indonesia, waralaba ritail seperti Alfamart, Indomart, Circle K, Yomart, mengalami pertumbuhan yang sangat signifikan.

Banyak dana yang telah dikeluarkan dalam memulai usaha baru. Banyak wirauha yang gagal dan mengalami kebangjrutan hanya sedikit saja yang berhasil dalam usahanya. Banyak faktor yang menyebabkan kegagalan usaha baru adalah:

  1. Pengetahuan pasar yang tidak memadai, kelemahan ini ini termasuk juga kurangnya informasi mengenai potensi permintaan produk . ukuran pasar masa sekarang dan masa mendatang
  2. Kinerja produk yang salah, seringkali produk baru tidak berfungsi seperti apa yang disebutkan yang disebabkan terlalu cepatnya pengmbangan produksi dan uji coba produk.
  3. Usaha penjualan dan pemsaran yang tidak efektif, hsil yang buruk sering menunjukan usaha promosi yang salah arah dan tidak memadai dan kurangnya kemampuan memecahkan masalah yang ada dalam penjualan, pelayanan atau kedekatan dengan pasar.
  4. Tidak didasarinya tekanan persaingan , usaha baru sering gagal karena wirausahawan tidak memperhitungkan reaksi yang dilakukan pesaing. Seperti potongan harga yang tinggi dan diskon pada khusus pengecer.
  5. Keusangan produk yang terlalu cepat , daur hidup dari produk baru cenderung menjadi semakin pendek , pada banyka industri kemajuan teknologi demikian cepat sehingga produk baru cepat menjadi usang.
  6. Waktu memulai usaha baru yang tidak tepat, pemilihan wwaktu yang tidak tepat untuk meluncurkan usaha baru sering menyebabkan kegagalan komersial

Suhadi (1985) mengemukakan karakteristik wiraswasta ialah percaya pada kemampuan diri sendiri, mampu menghadapi persoalan dengan baik, berpandangan luas jauh ke depan, mempunyai keuletan mental, lincah dalam berusaha, berupaya mengembangkan sayap, berani mengambil resiko, berguru kepada pengalaman.

Sumahamijaya (1980) menerangkan bahwa seorang wiraswastawan adalah seorang pengusaha yang dengan kemampuannya untuk memikul resiko dan meningkatkan efisiensi serta keahlian mengurus, dapat menerobos berbagai persaingan, merebut kesempatan baru, pasaran baru, proses produksi baru dan rumus baru sesuai dengan tertib hukum serta norma-norma masyarakat lingkungannya untuk memberikan darma baktinya berupa pengadaan, penyediaan, dan penjualan barang-barang dan jasa, demi semakin meningkatnya kemajuan masyarakat.

Wiraswasta adalah pekerjaan yang mengandung aspek-aspek :

a. Kemandirian, diartikan sebagai mampu berdiri di atas kemampuannya sendiri dalam mempertahankan kelangsungan hidupnya. Ciri kemandirian ditunjukkan oleh unsur-unsur sebagai berikut :

1). Pengambilan inisiatif, hal ini terkandung dalam kondisi yang tidak pasti dan banyaknya masalah-masalah yang baru, seorang wiraswasta harus mengambil keputusan dan mempertanggungjawabkannya (Sharma, 1975).

2). Memiliki modal, mungkin secara penuh atau secara sebagian (Van der Straaten, dalam Joesoef, 1976).

3). Mengurus organisasi atau perusahaan dalam kapasitas sebagai penanggungjawab (Van der Straaten, dalam Joesoef, 1976).

4). Percaya pada kemampuan diri sendiri (Suhadi, 1985).

b. Inovatif, diartikan sebagai kemampuan untuk berpikir kreatif dan inovatif dalam mengembangkan usaha. Ciri inovatif ditunjukkan oleh unsur-unsur :

1). Kreativitas, terkandung dalam aktivitas mempelopori usaha baru, menetapkan kombinasi-kombinasi baru, atau sebagai pionir (Van der Straaten, dalam Joesoef, 1976).

2). Berpandangan luas jauh ke depan terkandung dalam aktivitas usaha mengembangkan sayap (Suhadi, 1985).

3). Memburu keuntungan bisnis terkandung dalam aktivitas menerobos berbagai persaingan, pasaran baru, proses produksi baru untuk mengadakan, meyediakan, dan penjualan barang dan jasa (Van der Straaten, dalam Joesoef, 1976; Sumahamijaya, 1980).

c. Menanggung resiko, diartikan sebagai pengetahuan seseorang terhadap adanya resiko yang harus diperhitungkannya, berdasarkan kemampuan yang ada pada dirinya. Ciri menanggung resiko ditunjukkan oleh unsur-unsur :

1). Keuletan mental, terkandung dalam aktivitas lincah dalam berusaha, mampu menghadapi persoalan dengan baik (Suhadi, 1985).

2). Menerima tantangan ketidakpastian dan menanggung resiko ekonomi yang sulit diukur secara kualitatif dan kuantitatif (Van der Straaten, dalam Joesoef, 1976).

Seorang wiraswasta juga banyak dilibatkan dengan aktivitas-aktivitas yang bervariasi, bekerja keras, dan bersikap dinamis, sehingga ia dituntut untuk dapat melakukan aktivitas-aktivitas dengan terarah dan dapat mengaturnya dengan baik agar dapat dicapai hasil yang optimal.

Wiraswasta dalam bahasa Inggris padanan katanya entrepreneurship berasal dari bahasa Perancis pada abad ke-18 yang artinya ‘berada diantara’. Kala itu, mereka yang ‘berada diantara’ adalah orang-orang yang memasok kebutuhan kalangan elit / pemerintahan dengan mengumpulkan dari masyarakat. Saat ini kata wiraswasta atau entrepreneurship sendiri telah berkembang menjadi kegiatan bisnis skala kecil-menengah (Steinhoff dan Burgess, 1986).

Istilah wiraswasta untuk pertama kalinya di Indonesia diperkenalkan oleh Suparman Sumahawijaya dalam Lokakarya Sistem Pendidikan dan Pengembangan Kewiraswastaan, yang menyebabkan istilah wiraswasta menjadi semakin populer di masyarakat. Sumahawijaya (1980) mengemukakan pengertian wiraswasta berdasarkan asal katanya, wiraswasta berasal dari kata wira dan swa. Wira diartikan dengan sikap teladan, jujur, baik, terkemuka, sedangkan swa berarti sendiri, dan sta artinya berdiri. Dengan demikian wiraswasta dapat diartikan dengan suatu kemampuan untuk berdiri sendiri, merdeka lahir batin. Lebih lanjut dikemukakan pula bahwa wiraswasta sebagai manusia yang dapat dijadikan teladan, mau memajukan masyarakatnya dengan meningkatkan efisiensi dan kemahiran organisasi, memproduksi barang atau jasa dan mendistribusikannya demi kepentingan masyarakat, dan dalam hal ini mereka berani mengambil resiko, serta tunduk pada peraturan atau hukum yang berlaku.

Sumahawijaya (1980) mengatakan bahwa wiraswasta bukan sekedar terjemahan dari entrepreneurship, sedang perbedaan antara keduanya harus dicari dalam basis kulturnya. Pengertian wiraswasta berbeda dengan pengertian entrepreneurship dalam kehidupan masyarakat liberal, kapitalis dan individualis. Unsur-unsur positif yang terkandung dalam pengertian entrepreneurship juga merupakan unsur kata wiraswasta. Pengertian wiraswasta bukanlah teladan dalam usaha partikelir, akan tetapi adalah sifat keberanian, keutamaan, keteladanan, dan semangat yang bersumber dari kekuatan sendiri.

Dalam kehidupan sehari-hari kita pasti familiar mendengar kata “Wirausaha”, “Kewirausahaan” maupun “Wirausahawan” . Sejatinya apakah kita mngetahui apa yang dimaksud dengan “Wirausaha”, “Kewirausahaan” maupun “Wirausahawan” tersebut? Dan apakah beda ketiga kata tersebut?

Kita akan membahas satu persatu dari ketiga kata-kata tersebut, dimaulai dari wirausaha. Wirausaha adalah kemampuan yang dimiliki oleh seseorang untuk melihat dan menilai kesempatan-kesempatan bisnis; mengumpulkan sumber dayasumber daya yang dibutuhkan untuk mengambil tindakan yang tepat dan mengambil keuntungan dalam rangka meraih sukses.
Kewirausahaan pada hakekatnya adalah sifat, ciri dan watak seseorang yang memiliki kemauan dalam mewujudkan gagasan inovatif ke dalam dunia nyata secara kreatif.Sedangkan yang dimaksudkan dengan seorang Wirausahawan adalah orang-orang yang memiliki kemampuan melihat dan menilai kesempatankesempatan bisnis; mengumpulkan sumber daya-sumber daya yang dibutuhkan untuk mengambil tindakan yang tepat, mengambil keuntungan serta memiliki sifat, watak dan kemauan untuk mewujudkan gagasan inovatif kedalam dunia nyata secara kreatif dalam rangka meraih sukses/meningkatkan pendapatan.
Intinya, seorang Wirausahawan adalah orang-orang yang memiliki jiwa Wirausaha dan mengaplikasikan hakekat Kewirausahaan dalam hidupnya.

1. Jelaskan alasan perlunya pendidikan etika profesi dalam bidang keteknikan! Apa yang akan terjadi bilamana profesi keteknikan tanpa dilandasi dengan etika?

Sebuah profesi hanya dapat memperoleh kepercayaan dari masyarakat, bilamana dalam diri para elit profesional tersebut ada kesadaran kuat untuk mengindahkan etika profesi pada saat mereka ingin memberikan jasa keahlian profesi kepada masyarakat yang memerlukannya. Tanpa etika profesi, apa yang semual dikenal sebagai sebuah profesi yang terhormat akan segera jatuh terdegradasi menjadi sebuah pekerjaan pencarian nafkah biasa (okupasi) yang sedikitpun tidak diwarnai dengan nilai-nilai idealisme dan ujung-ujungnya akan berakhir dengan tidak-adanya lagi respek maupun kepercayaan yang pantas diberikan kepada para elite profesional ini.

2. Dalam rangka menjunjung tinggi integritas, kehormatan dan martabat profesi keteknikan sesuai dengan kode etik profesi keteknikan menurut ABET terdapat 4(empat) prinsip dasar (fundamental principles) yang harus dilakukan oleh insinyur. Jelaskan empat hal tersebut!

a. Using their knowledge and skill for the enhancement of human welfare;

b. Being honest and impartial, and serving with fidelity the public, their employers and clients;

c. Striving to increase the competence and prestige of the engineering profession; and

d. Supporting the professional and technical societies of their disciplines.

3. Jelaskan 6 (enam) pilar utama yang menjadi penyangga kode etik keteknikan !

Pada dasarnya kode etik profesi dirancang dengan mengakomodasikan beberapa prinsip etika seperti berikut:

  1. etika kemanfaatan umum (utilitarianism ethics), yaitu setiap langkah/tindakan yang menghasilkan kemanfaatan terbesar bagi kepentingan umum haruslah dipilih dan dijadikan motivasi utama;
  2. etika kewajiban (duty ethics), yaitu setiap sistem harus mengakomodasikan hal-hal yang wajib untuk diindahkan tanpa harus mempertimbangkan konsekuensi yang mungkin bisa timbul, berupa nilai moral umum yang harus ditaati seperti jangan berbohong, jangan mencuri, harus jujur, dan sebagainya. Semua nilai moral ini jelas akan selalu benar dan wajib untuk dilaksanakan, sekalipun akhirnya tidak akan menghasilkan keuntungan bagi diri sendiri;
  3. etika kebenaran (right ethics), yaitu suatu pandangan yang tetap menganggap salah terhadap segala macam tindakan yang melanggar nilai-nilai dasar moralitas. Sebagai contoh tindakan plagiat ataupun pembajakan hak cipta/karya orang lain, apapun alasannya akan tetap dianggap salah karena melanggar nilai dan etika akademis;
  4. etika keunggulan/kebaikan (virtue ethics), yaitu suatu cara pandang untuk membedakan tindakan yang baik dan salah dengan melihat dari karakteristik (perilaku) dasar orang yang melakukannya. Suatu tindakan yang baik/benar umumnya akan keluar dari orang yang memiliki karakter yang baik pula. Penekanan disini diletakkan pada moral perilaku individu, bukannya pada kebenaran tindakan yang dilakukannya; dan
  5. etika sadar lingkungan (environmental ethics), yaitu suatu etika yang berkembang di pertengahan abad 20 ini yang mengajak masyarakat untuk berpikir dan bertindak dengan konsep masyarakat modern yang sensitif dengan kondisi lingkungannya. Pengertian etika lingkungan disini tidak lagi dibatasi ruang lingkup penerapannya merujuk pada nilai-nilai moral untuk kemanusiaan saja, tetapi diperluas dengan melibatkan “natural resources” lain yang juga perlu dilindungi, dijaga dan dirawat seperti flora, fauna maupun obyek tidak bernyawa (in-animate) sekalipun.

Dengan adanya kode etik profesi, maka akan ada semacam aturan yang bisa dijadikan “guideline” untuk melindungi kepentingan masyarakat umum. Disamping itu kode etik profesi ini juga bisa dipakai untuk membangun “image” dan menjaga integritas maupun reputasi profesi, serta memberikan gambaran tentang keterkaitan hubungan antara pemberi dengan pengguna jasa keprofesian

4. Intelectual capital merupakan modal utama untuk menciptakan kesejahteraan manusia di masa kini dan yang akan datang. Salah satu jenis dari intelectual capital adalah kekayaan intelectual (intelectual property). Jelaskan berbagai jenis kekayaan intelektual yang terkait dengan bidang keteknikan ! Bagaimana kita menyikapinya secara profesional ?

Jenis-jenis Hak Kekayaan Intelektual

a. Hak Cipta (Copyright)

Hak cipta adalah hak dari pembuat sebuah ciptaan terhadap ciptaannya dan salinannya. Pembuat sebuah ciptaan memiliki hak penuh terhadap ciptaannya tersebut serta salinan dari ciptaannya tersebut. Hak-hak tersebut misalnya adalah hak-hak untuk membuat salinan dari ciptaannya tersebut, hak untuk membuat produk derivatif, dan hak-hak untuk menyerahkan hak-hak tersebut ke pihak lain. Hak cipta berlaku seketika setelah ciptaan tersebut dibuat. Hak cipta tidak perlu didaftarkan terlebih dahulu.

b. Paten (Patent)

Berbeda dengan hak cipta yang melindungi sebuah karya, paten selain melindungi produk juga bisa melindungi ide dan proses. Pada hak cipta, seseorang lain berhak membuat karya lain yang fungsinya sama asalkan tidak dibuat berdasarkan karya orang lain yang memiliki hak cipta. Sedangkan pada paten, seseorang tidak berhak untuk membuat sebuah karya yang cara bekerjanya sama dengan sebuah ide, proses atau produk yang dipatenkan.

c. Merk Dagang (Trademark)

Merk dagang digunakan oleh pebisnis untuk mengidentifikasikan sebuah produk atau layanan. Merk dagang meliputi nama produk atau layanan, beserta logo, simbol, gambar yang menyertai produk atau layanan tersebut.

d. Rahasia Dagang (Trade Secret)

Berbeda dari jenis HAKI lainnya, rahasia dagang tidak dipublikasikan ke publik. Sesuai namanya, rahasia dagang bersifat rahasia. Rahasia dagang dilindungi selama informasi tersebut tidak ‘dibocorkan’ oleh pemilik rahasia dagang.

5. Salah satu syarat untuk menjadi profesional adalah dimilikinya kompetensi dalam bidangnya. Sehubungan dengan hal tersebut jelaskan kompetensi utama yang harus dimiliki oleh Sarjana

Secara umum lulusan program sarjana, sesuai dengan Kurikulum Inti se-Indonesia harus memiliki kompetensi utama sebagai berikut:

  • Mampu mengidentifikasikan, memformulasikan, dan memecahkan masalah-masalah perancangan maupun perbaikan sistem integral yang terdiri dari manusia, material, informasi, peralatan dan energi secara kreatif dengan menggunakan alat-alat pokok analitikal, komputasional dan/atau eksperimental
  • Mampu mengimplementasikan hasil-hasil pemecahan masalah dan mempunyai wawasan luas sehingga dapat memahami dampaknya terhadap konteks sosial, lingkungan dan konteks lokal maupun global
  • Mampu beradaptasi
  • Mampu berkomunikasi dan bekerja-sama secara efektif
  • Memahami dan menyadari tanggung jawab profesi dan etika

Sedangkan secara khusus lulusan sarjana Teknik Industri harus memiliki kemampuan sebagai berikut:

  • Mampu merencanakan, mendesain, mengorganisasi, serta mengoperasikan sistem industri secara efektif dan efisien
  • Mengintegrasikan komponen dan atau proses suatu system manufaktur yang meliputi: manusia, mesin, bahan, peralatan, energi, informasi dan modal
  • Mampu menggunakan alat-alat pokok analitikal, komputesional, dan atau eksperimental untuk memecahkan persoalan teknik industri
  • Memiliki logika yang baik serta kreativitas yang tinggi dalam menyelesaikan masalah
  • Memiliki kemampuan berkomunikasi yang efektif 6. Mampu beradaptasi terhadap berbagai lingkungan, serta mampu berinteraksi dengan baik dalam kelompok yang bervariasi (team work)
  • Memiliki akhlakul karimah dalam wujud sikap, tingkah laku, serta etika profesi yang sesuai dengan tuntunan Islam
  • Memiliki keinginan untuk secara terus menerus melakukan pembelajaran dan perbaikan

Memiliki rasa tanggung jawab yang profesional

Tugas 2 (22/02/10)

Tugas dikerjakan dan jawaban dikirimkan kembali lewat email sebelum
tanggal 3 Maret 2010.
1. Jelaskan yang dimaksud dengan dilemma moral, beri contoh dalam kejadian
dalam kehidupan sehari-hari.
2. Jelaskan paham kantianisme dan berikan contohnya!
3. Paham utilitariansme banyak dianut oleh para profesional di bidang
keteknikan. Jelaskan alasannya!

1. Adalah situasi yang kompleks yang akan sering melibatkan mental yang jelas konflik antara keharusan moral, di mana untuk mematuhi satu akan mengakibatkan pelanggaran lain.
CONTOH: Seorang wanita yang telah diperkosa, tetapi menemukan bahwa dia sekarang hamil dari pemerkosa dapat memilih apakah akan menggugurkan atau untuk menjaga janin." Pertanyaannya adalah "apakah janin mempunyai hak dan, jika demikian, bagaimana mereka harus seimbang terhadap hak ibu. Faktor perancu lebih lanjut adalah bahwa kehamilan dapat mengancam hidup ibu, sehingga ibu implikasi hak untuk hidup, hak-haknya daripada jasmani integritas dan pilihan pribadi.

2. bahwa satu-satunya indikasi dari kebenaran atau kesalahan dari suatu tindakan adalah tuntutan akal sebagai diartikulasikan dalam imperatif kategoris (yaitu, bahwa tugas yang beruang atas setiap kemungkinan situasi semacam moral, apa pun fakta-fakta mungkin)
Contoh : Situasi dan dilema moral
tampaknya timbul di mana konflik tugas, dan kami tidak dapat memenuhi satu tanpa melanggar
atau mengabaikan yang lain. Aborsi untuk menyelamatkan hidup si ibu mungkin salah satu
kasus seperti itu.
3. utilitarian adalah bahwa seseorang wajib secara moral untuk
menghasilkan paling baik untuk jumlah terbesar. Itu diidentifikasi dengan utilitas yang
baik. Dalam menghitung apakah suatu tindakan yang benar atau salah, orang perlu proyek
konsekuensi total baik atau buruk, dan menentukan tindakan yang akan mengoptimalkan
utilitas dalam situasi tersebut. Untuk perhitungan seperti kepentingan masing-masing
orang harus menghitung untuk satu (Anda tidak dapat privilese kepentingan Anda sendiri)
dan hasil harus memaksimalkan (atau mengoptimalkan) hasil positif.

Tugas 1 (10/02/10)

Jawablah pertanyaan berikut dan kirimkan ke kedalam staff locker atau via

email:

1. Jelaskan pengertian, cakupan dan tujuan dari etika profesi keteknikan!

2. Jelaskan perbedaan profesi dan pekerjaan! Berikan contoh masing-masing!

3. Apa yang dimaksud dengan kode etik?

jawaban:

1. Etika profesional yaitu sesuatu yang menyangkut isu-isu moral yang timbul karena spesialis mencapai pengetahuan yang profesional, dan bagaimana penggunaan pengetahuan ini harus diatur saat memberikan layanan kepada publik.

Cangkupan yaitu beranggung jawab kepada

· masyarakat;

· majikan;

· klien;

· kolega, termasuk pegawai dan bawahan;

· teknik profesi; dan

· dirinya sendiri

Melalui Kode Etik, insinyur profesional mempunyai tugas yang jelas kepada masyarakat, yang menganggap tugas untuk kesejahteraan masyarakat itu penting, di atas kewajiban mereka kepada klien atau majikan.

2. PERKERJAAN
merupakan suatu kegiatan yang tidak bergantung pada suatu keahlian tertentu. Jadi setiap orang dimungkinkan memiliki pekerjaan namun tidak semuanya tertumpu pada satu profesi.

Contoh : Operator, penjaga warnet,

PROFESI

merupakan suatu kegiatan yang sangat bergantung pada keahlian tertentu. Seorang profesional adalah seseorang yang menawarkan jasa atau layanan sesuai dengan protokol dan peraturan dalam bidang yang dijalaninya dan menerima gaji sebagai upah atas jasanya

Contoh : Programmer, Sales,

3. Kode etik adalah sistem norma, nilai dan aturan profesional tertulis yang secara tegas menyatakan apa yang benar dan baik, dan apa yang tidak benar dan tidak baik bagi profesional. Kode etik menyatakan perbuatan apa yang benar atau salah, perbuatan apa yang harus dilakukan dan apa yang harus dihindari.

Kebingungan akan membahas apa pada penelitian ilmiah nanti sangatlah menguras pikiran. Dimulai dengan cerita yang simpang siur antara mahasiswa di kampus yang cukup banyak belum menyelesaikan PI, cerita akan Dosen pebimbing yang sangat sulit ditemui, dan permasalahan kelasik bingung mau mengambil tema, judul dan proposal PI. Semoga tuhan memberikan petunjuknya dan kemudahan bagi seluruh anak industri gunadarma angkatan 2007.


Prestasi luar biasa diraih Muhammad Iril Khairul Anam di pentas kubus Rubik dunia. Iril memecahkan rekor dunia untuk kategori kubus rubik 3x3x3 dengan mata tertutup. Mahasiswa D3 Manajemen Informatika Universitas Gunadarma, Depok, Jawa Barat, ini berhasil menyelesaikan 16 buah kubus Rubik tanpa melihat dalam kompetisi Jakarta Open 2010. "Saya memecahkan rekor dunia multiblind, menyelesaikan rubik berukuran 3x3 dengan mata tertutup jumlah terbanyak yaitu 16 buah dalam waktu 57 menit," ungkap Iril saat ditemui di sela-sela acara Jakarta Open 2010 di FX Building, Jakarta, Ahad (31/1).

Sebelumnya rekor dunia kategori ini dipegang Tong Jiang dari Cina dengan 15 kubus Rubik. Tidak hanya Iril, Indonesia juga menempatkan putra bangsa di peringkat ketiga rekor dunia yaitu Wicaksono Adi dengan menyelesaikan 11 kubus Rubik tanpa melihat dalam waktu 55 menit 10 detik. Rekor Wicaksono dipecahkan saat Indonesia Open 2009. Semua rekor ini tercatat di Asosiasi Kubus Dunia (WCA).

Melihat Iril bermain kubus Rubik terlihat sangat mudah. Memang, Iril pun tak membutuhkan waktu lama menguasai olahraga otak ini. Ia mengaku mengenal dan mulai bermain kubus rubik pada April 2009. Saat itu ia membuka sejumlah situs internet mengenai kubus rubik. Baru setelah itu ia mempelajari kubus rubik. Sedangkan bermain dengan mata tertutup baru dipelajari pria berkacamata ini dua bulan silam. "Baru seriusnya awal Desember (2009)," ucap Iril.

Bagi Iril permainan ini memang terlihat sulit, tapi sangat mudah dipelajari. Metode pemulanya pun bisa dikuasai dalam beberapa jam. Tutorialnya pun mudah ditemui di berbagai situs internet secara gratis. Untuk bisa menyelesaikan kubus Rubik dengan mata tertutup, pemain harus mempunyai daya ingat yang kuat. "Bener-bener gampang," ucap Iril santai.(ZAQ)



sumber :http://berita.liputan6.com/sosbud/201001/261621/Muhammad.Iril.Pecahkan.Rekor.Dunia.Kubus.Rubik



Golongan Darah: A, B, O, AB

Di Jepang, ramalan ttg seseorang lebih ditentukan oleh golongan darah daripada zodiak atau shio. Kenapa?

Katanya, golongan darah itu ditentukan oleh protein-protein tertentu yang membangun semua sel di tubuh kita dan oleh karenanya juga menentukan psikologi kita.

Benar apa tidak?

SIFAT SECARA UMUM

A terorganisir, konsisten, jiwa kerja-sama tinggi, tapi selalu cemas (krn perfeksionis) yg kadang bikin org mudah sebel, kecenderungan politik: "destra"

B nyantai, easy going, bebas, dan paling menikmati hidup, kecenderungan politik: "sinistra"

O berjiwa besar, supel, gak mau ngalah, alergi pada yg detil, kecenderungan politik: "centro"

AB unik, nyleneh, banyak akal, berkepribadian ganda, kecenderungan politik


BERDASARKAN URUTAN
Yg paling gampang ngaret soal waktu
1 B (krn nyantai terus)
2 O (krn flamboyan)
3 AB (krn gampang ganti program)
4 A (krn gagal dalam disiplin)


Yg paling susah mentolerir kesalahan org :
1 A (krn perfeksionis dan narsismenya terlalu besar)
2 B (krn easy going tapi juga easy judging)
3 AB (krn asal beda)
4 O (easy judging tapi juga easy pardoning)


Yg paling bisa dipercaya :
1 A (krn konsisten dan taat hukum)
2 O (demi menjaga balance)
3 B (demi menjaga kenikmatan hidup)
4 AB (mudah ganti frame of reference)


Yg paling disukai utk jadi teman :
1 O (orangnya sportif)
2 A (selalu on time dan persis)
3 AB (kreatif)
4 B (tergantung mood)


Kebalikannya, teman yg paling disebelin/tidak disukai:
1 B (egois, easy come easy go, maunya sendiri)
2 AB (double standard)
3 A (terlalu taat dan scrupulous)
4 O (sulit mengalah)


MENYANGKUT OTAK DAN KEMAMPUAN
Yg paling mudah kesasar/tersesat
1 B
2 A
3 O
4 AB


Yg paling banyak meraih medali di olimpiade olah raga:
1 O (jago olah raga)
2 A (persis dan matematis)
3 B (tak terpengaruh pressure dari sekitar. Hampir seluruh atlet judo, renang dan gulat jepang bergoldar B)
4 AB (alergi pada setiap jenis olah raga)


Yg paling banyak jadi direktur dan pemimpin
1 O (krn berjiwa leadership dan problem-solver)
2 A (krn berpribadi "minute" dan teliti)
3 B (krn sensitif dan mudah ambil keputusan)
4 AB (krn kreatif dan suka ambil resiko)

Yg jadi PM jepang rata2 bergolongan darah
1 O (berjiwa pemimpin)

Mahasiswa Tokyo Univ pada umumnya bergol darah : B

Yg paling gampang nabung :
1 A (suka menghitung bunga bank)
2 O (suka melihat prospek)
3 AB (menabung krn punya proyek)
4 B (baru menabung kalau punya uang banyak)


Yg paling kuat ingatannya
1 O
2 AB
3 A
4 B

Yg paling cocok jadi MC :
1 A (kaya planner berjalan)

MENYANGKUT KESEHATAN

Yg paling panjang umur :
1 O (gak gampang stress, antibodynya paling joss!)
2 A (hidup teratur)
3 B (mudah cari kompensasi stress)
4 AB (amburadul)

Yg paling gampang gendut
1 O (nafsu makan besar, makannya cepet lagi)
2 B (makannya lama, nambah terus, dan lagi suka makanan enak)
3 A (hanya makan apa yg ada di piring, terpengaruh program diet)
4 AB (Makan tergantung mood, mudah kena anoressia)


Paling gampang digigit nyamuk :
O (darahnya manis)

Yg paling gampang flu/demam/batuk/ pilek
1 A (lemah terhadap virus dan pernyakit menular)
2 AB (lemah thd hygiene)
3 O (makan apa saja enak atau nggak enak)
4 B (makan, tidur nggak teratur)

Apa yg dibuat pada acara makan2 di sebuah pesta :
O (banyak ngambil protein hewani, pokoknya daging2an)

A (ngambil yg berimbang. 4 sehat 5 sempurna)

B (suka ambil makanan yg banyak kandungan airnya spt soup, soto, bakso dsb)
AB (hobby mencicipi semua masakan, "aji mumpung")

Yg paling cepat botak :
1 O
2 B
3 A
4 AB


Yg tidurnya paling nyenyak dan susah dibangunin :
1 B (tetap mendengkur meski ada Tsunami)
2 AB (jika lagi mood, sleeping is everything)
3 A (tidur harus 8 jam sehari, sesuai hukum)
4 O (baru tidur kalau benar2 capek dan membutuhkan)

Yg paling cepet tertidur
1 B (paling mudah ngantuk, bahkan sambil berdiripun bisa tertidur)
2 O (Kalau lagi capek dan gak ada kerjaan mudah ken ngantuk)
3 AB (tergantung kehendak)
4 A (tergantung aturan dan orario)


Penyakit yg mudah menyerang :
A (stress, majenun/linglung)
B (lemah terhadap virus influenza, paru-paru)
O (gangguan pencernaan dan mudah kena sakit perut)
AB (kanker dan serangan jantung, mudah kaget)


Apa yg perlu dianjurkan agar tetap sehat :
A (Krn terlalu perfeksionis maka nyantailah sekali-kali, gak usah terlalu tegang dan serius)
B (Krn terlalu susah berkonsentrasi, sekali-kali perlu serius sedikit, meditasi, main catur)
O (Krn daya konsentrasi tinggi, maka perlu juga mengobrol santai, jalan-jalan)
AB (Krn gampang capek, maka perlu cari kegiatan yg menyenangkan dan bikin lega).

Yg paling sering kecelakaan lalu lintas (berdasarkan data kepolisian)

1 A
2 B
3 O
4 AB




sumber :http://www.kaskus.us/showthread.php?t=3082771

Dari hasil penelitian baru-baru ini, pada zaman dahulu nenek moyang kita memiliki teknik navigasi sendiri untuk menentukan arah dan mengetahui jalan (di Inggris).Mereka telah menggunakan sistem geometrik yang sempurna.

Ketika melakukan perjalanan dengan jarak yang jauh mereka menggunakan patokan monumenn atau tanda alam yang khusus seperti bukit. Dan bila dihubungkan patokan-patokan tersebut membentuk bentuk geometrik yang sempurna.



seorang peneliti Tom Brook, mengatakan bahwa ada lebih dari 1500 monumen prasejarah termasuk "Stonehnge" dan "Silbury Hill".

Monumen-monumen ini berumur lebih dari 2 milenium sebelum keberadaan bangsa Yunani yang notabene adalah penemu geometrik.



sumber :http://www.dailymail.co.uk/sciencetech/article-1240746/Prehistoric-sat-nav-set-ancestors-Britain.html

Powered By Blogger

Pencarian

tentang blog

artikel-artikel umum ataupun yang melingkup teknik industri sampai dengan kejadian keseharianku. Semoga dapat memberikan informasi dan bahan literatur yang bisa dimanfaatkan bagi teman-teman teknik industri dan meningkatkan minat untuk selalu menulis

Tentang Diriku

Depok, Jawa Barat, Indonesia
Lahir di dunia pada tahun 1988 pada akhir bulan april dari ayah suku sasak lombok dan ibu dari suku jawa. Tumbuh dan berkemabng dengan keluarga yang bahagia d Lombok NTB. Dan saat ini melanjutkan studi di universitas Gunadarma berharap lulus dengan cepat untuk menjadi engginer.. hehhe Amin.

mini browser

Pengikut