La beneamata

Pray, Play, Work, Eat, Love

SAMPLING PEKERJAAN

(WORK SAMPLING)

Aries Andrianto, M. Anindra Rezali H, Yusuf Wira

Mahasiswa Jurusan Teknik Industri, Universitas Gunadarma, Jakarta.

Kampus E Universitas Gunadarma JL. Akses UI, Kelapa Dua, Depok

Telp: (021) 8727541 Ext: 401

E-mail: ariez_emostage@yahoo.com, nindra_kiera@yahoo.com, wira_kerenzz@yahoo.com

Abstrak

Metode sampling pekerjaan adalah suatu prosedur pengukuran yang dilakukan dengan melakukan kunjungan-kunjungan pada waktu-waktu tertentu yang ditentukan secara acak. Metode sampling pekerjaan dapat digunakan untuk menyelesaikan permasalah tersebut, yang antara lain mengetahui distribusi pemakaian waktu sepanjang waktu kerja oleh pekerja atau kelompok pekerja, melakukan uji kecukupan data, menentukan total produktif dan non produktif, menentukan waktu baku, memperkirakan kelonggaran suatu pekerjaan. Penulis melakukan pengamatan di loket tiket stasiun kereta api Jakarta kota. Alasan memilih objek ini adalah karena ingin mengetahui lebih jauh tentang optimalisasi kemampuan petugas loket tiket dengan mempraktekkan sistem sampling pekerjaan yang telah dipelajari. Jumlah petugas sebnyak 2 orang. Mengetahui waktu baku untuk setiap elemen pekerjaan yang dilakukan petugas loket, dan menganalisis pekerjaan petugas sudah efektif dan efisien seperti standar EASNE. Berdasarkan hasil perhitungan operator 1 didapatkan persentase produktifnya sebesar 74% dan non produktifnya sebesar 26% dan operator 2 didapatkan persentase produktif sebesar 72,5% dan non produktifnya sebesar 27,5% . Pada perhitungan uji kecukupan data pada operator satu masih diperlukan 4554 kali pengamatan. Sedangkan pada operator dua masih diperlukan 4219 kali pengamatan. Pada uji keseragaman diperoleh pada operator 1, Batas Kontrol Atas (BKA) = 0,97, dan Batas Kontrol Bawah (BKB) = 0. Sedangkan untuk operator 2 diperoleh Batas Kontrol Atas (BKA) = 1,57 dan Batas Kontrol Bawah (BKB) = 0. Dari hasil perhitungan waktu baku berdasarkan metode Shumard, waktu baku yang diperoleh untuk operator 1 adalah 2,37 menit, sedangkan dari operator 2 didapatkan waktu baku sebesar 2,39 menit. Pada uji ketelitian data selama 5 kali pengamatan, pada operator 1 yang didapatkan adalah 48,3%, 36,3%, 30,3%, 24,5%, dan 23,9%. Sedangkan pada operator 2, uji ketelitian data yang didapatkan adalah 31,6%, 31,3%, 27,9%, 24,1% dan 23,0%.

Kata Kunci: Petugas Loket, Sampling Pekerjaan, Waktu Baku, Kelonggaran, Produktifitas

0 komentar:

Posting Komentar

Powered By Blogger

Pencarian

tentang blog

artikel-artikel umum ataupun yang melingkup teknik industri sampai dengan kejadian keseharianku. Semoga dapat memberikan informasi dan bahan literatur yang bisa dimanfaatkan bagi teman-teman teknik industri dan meningkatkan minat untuk selalu menulis

Tentang Diriku

Depok, Jawa Barat, Indonesia
Lahir di dunia pada tahun 1988 pada akhir bulan april dari ayah suku sasak lombok dan ibu dari suku jawa. Tumbuh dan berkemabng dengan keluarga yang bahagia d Lombok NTB. Dan saat ini melanjutkan studi di universitas Gunadarma berharap lulus dengan cepat untuk menjadi engginer.. hehhe Amin.

mini browser

Pengikut